Megawati-Prabowo Berpotensi Bertemu, Tapi Belum Tentu Gabung Kabinet

Sabtu, 30 Maret 2024 – 15:32 WIB

Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan calon presiden terpilih Prabowo Subianto berpotensi bertemu pasca pengesahan hasil pemilu 2024. Meski belum bisa dipastikan tapi sinyal rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati yang tengah digodok.

Baca Juga :

Gerindra Anggap Pernyataan Puan Tak Ada Instruksi Hak Angket Menyejukkan

Demikian disampaikan Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan UGM Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia mengatakan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpotensi bertemu dengan Prabowo Subianto.

Hal ini menyusul rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati yang tengah digodok.

Baca Juga :

Hasto Akui PDIP Khilaf Pernah Calonkan Gibran jadi Wali Kota Solo

“Saya belum bisa memastikan, tetapi potensi itu masih sangat besar terjadi,” ujar Alfath dikutip Antara dari Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, Prabowo-Gibran masih membutuhkan kekuatan PDI Perjuangan di parlemen meskipun Presiden RI Joko Widodo masih tercatat sebagai kader dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

Baca Juga :

Hasto PDIP Klaim Angket Belum Bergulir Bukan Tunggu Intruksi Megawati tapi Banyak Tekanan

Sementara itu, Kepala Departemen Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Caroline Paskarina mengatakan bahwa pertemuan antara Prabowo dan Megawati sangat mungkin terjadi.

Meski begitu, dia belum bisa memastikan apakah tujuan dari pertemuan tersebut untuk membagi jabatan dalam Kabinet Prabowo-Gibran.

Pasalnya, saat ini persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) masih bergulir.

“Akan tetapi, apakah mengarah pada pembagian jabatan di kabinet, belum bisa dipastikan mengingat proses politik dan hukum terkait dengan sengketa hasil pemilu masih berlangsung,” kata Caroline.

Selain itu, apabila dikaitkan dengan efektivitas jalannya pemerintahan dan penguatan kualitas demokrasi, dia berharap ada relasi kuasa yang berimbang melalui mekanisme check and balances.

Baca Juga  Murah Meriah! Wuling Rilis Air ev Lite Seharga Rp188 Juta di GIIAS

“Jadi, kalaupun PDI Perjuangan berada di luar kabinet, justru bisa jadi penyeimbang mengingat posisinya sebagai partai politik yang meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024,” tambahnya.

Sebelumnya, Kamis 28 Maret 2024, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani buka suara soal peluang pertemuan antara Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dengan calon presiden terpilih Prabowo Subianto usai Pilpres 2024. “Insyaallah,” ucap Puan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Puan hanya tersenyum saat ditanya mengenai peluang PDI Perjuangan untuk bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran.

Halaman Selanjutnya

Pasalnya, saat ini persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) masih bergulir.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *