Polisi Pangkat Kombes di Sulut Hajar Anggota Polresta Manado saat Penyelidikan

Rabu, 27 September 2023 – 04:24 WIB

Sulawesi Utara – Heboh kasus penganiayaan seorang perwira Polisi berpangkat Kombes yang menganiaya anggota Polresta Manado bernama Aiptu Jufry Suhani. Perwira polisi yang menganiaya itu merupakan Karo Ops Polda Sulut bernama Kombes Pol Wawan Wirawan.

Baca Juga :

Penjarahan Pasar Kutabumi, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan BUMD Tangerang

Informasi yang diperoleh, kasus penganiayaan itu berawal saat Aiptu Jufry sedang melakukan penyelidikan penjualan mainan anak di toko SGP Toys pada Kamis 21 September 2023 lalu. Aiptu Jufry saat itu disebut melakukan penyelidikan berdasarkan (Surat Perintah) Sprin Kapolresta Manado No: Sprin/610a/IX/2023.

Baca Juga :

Gara-gara Ini, Hotman Paris Diadukan Gadis 16 Tahun ke Bareskrim

Saat melakukan penyidikan, Aiptu Jufry tengah menginterogasi kepala toko namun tak lama berselang datang dua anggota Polda Sulut bersama Kombes Wawan Wirawan ke toko mainan anak yang berlokasi di jalan AA Maramis, Kecamatan Mapanget, Kota Manado itu.

Setibanya disana, Kombes Wawan memanggil Aiptu Jufry masuk ke dalam gudang, kemudian mengunci pintu, selanjutnya disitu Kombes Wawan langsung menghajar Aipda Jufry di bagian perut dan kepala hingga jatuh tersungkur di lantai.

Baca Juga :

Usut Sebab Kematian Anak Pamen TNI AU di Lanud Halim, Polisi Tunggu Hasil Visum

Tak sampai di situ, Kombes Wawan diduga juga menginjak Aiptu Jufry. Lalu menyuruh bangkit dan kembali memukuli Aiptu Jufri pada bagian perut satu kali.

Setelah kejadian itu, Aiptu Jufri langsung melaporkan Karo Ops Kombes Wawan ke Mapolda Sulut. Laporan Polisi itu bernomor: LP/B/508/IX/2023/SPKT/ POLDA SULAWESI UTARA, pada Sabtu 23 September 2023.

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Setyo Budiyanto yang dikonfirmasi terkait hal tersebut membenarkan. Jenderal Bintang Dua itu menyebut jika dirinya telah memerintahkan Wakapolda dan Kabid Propam agar segera menangani kasus dugaan penganiayaan itu.

Baca Juga  Rumah Firli Bahuri di Kertanegara yang Digeledah Polisi Tak Ada di LKHPN

“Terkait kasus ini, saya sendiri telah perintahkan ke pak Wakapolda selaku pembina Internal, Irwasda dan Kabid Propam untuk menindaklanjuti melakukan penyelidikan, mengumpulkan informasi dan pendalaman terhadap permasalahan yang melibatkan perwira polisi Polda Sulut dan anggota Polresta Manado,” kata Irjen Setyo kepada wartawan Selasa 26 September 2023.

Ilustrasi kekerasan.

Dia menjelaskan, bahwa terkait kasus penganiayaan itu dirinya telah mengetahuinya sejak beberapa waktu yang lalu. Irjen Setyo mengaku mendapat langsung laporan itu dari Kapolresta dan Kabid Propam.

“Jadi dengan menyikapi kasus ini, saya telah menerima laporannya. Kemudian laporan dari anggota Polresta Manado juga sudah ada dan hal ini akan menjadi dasar untuk melakukan penyelidikan dan membuat terang perkara ini,” katanya

Irjen Setyo pun memastikan perkara ini akan ditangani secara profesional dengan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku. Tanpa ada pandang bulu. “Mau tidak mau, masalah ini harus kami tangani secara baik. Ini tanpa memandang siapapun para pihak, yang terlibat dalam permasalahan tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut, Irjen Setyo pun mengakui bahwa dirinya sangat menyesalkan adanya peristiwa yang terjadi dijajarannya itu. Sehingga, saat ini pihaknya telah meminta informasi penjelasan dari pihak terkait untuk mengetahui duduk perkara yang ada.

“Ini adalah para pihak antara satu anggota dengan anggota lain, atau satu oknum dan oknum lainnya, jadi tidak ada keterlibatan banyak pihak. Tentunya ini sangat disesalkan sehingga kami berharap agar peristiwa ini tidak terulang lagi. Dan tentunya semuakan diselesaikan sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Irjen Setyo memungkasi.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *